sejenak aku berpikir...
berpikir ada apa dengan hidupku?
aku tak mau menyalahkan takdir...
tapi inilah takdirku...
aku tidak tahu apa kesibukkan aku...
bukan aku tidak tahu, aku tahu, tapi aku malas untuk mengatakannya.
mengapa? karena menurutku itu bukanlah kesibukan. tetapi itulah tuntutan peran...
tuntutan peran? peran apa? peran hidupkah?
kini ku menyadari, betapa aku tidak memiliki arti...
arti seorang sahabat..
rutinitasku sehari-hari membuat aku jauh dari sahabatku...
jauh dari sahabat yang selama ini selalu ada di sisiku...
jauh dari sahabat yang selama ini selau berkeluh kesah dan berbagi cerita kebahagian dan kesedihan padaku...
padahal aku sangat tahu, bahwa disaat-saat sekarang ini dia butuh aku..
butuh untuk berbagi, butuh saranku, bahkan mungkin butuh tenagaku..
tapi entahlah mengapa itu tak pernah terjadi...
yang ku ingat terkhir aku bertemu dengannya itu 27 Juli 08..
saat itu aku dan dia makan di PizzaHut MargoCity Depok,
setelah itu kita nonton film Escape From Huang Shu di Studio 1 Platinum Screen MargoCity Depok, lalu menemaninya belanja sepatu di Centro MargoCity Depok.
dan aku pun dibelikan olehnya sepasang sepatu berhak tinggi berwarna coklat pudar...
sepatu itu pilihanya lho...
menurutnya aku harus punya sepatu hak tinggi... dan mulai memakainya...
mungkin berat buat aku memakai sepatu itu.
secara aku ga suka sepatu hak tinggi.
tetapi demi dirinya sepatu itu terkadang aku pakai ke kantor...
ehm... itulah pertemuan terakhir aku dengannya.
setelah itu kita kembali ke rutinitas masing-masing...
entah apa yang membuat aku dan dirinya tak pernah bersua lagi...
bahkan setiap kali kita membuat janji untuk ketemuan,
tak satupun janji itu tertepati...
bulan puasa tiba...
aku dan dia berencana akan mengadakan buka puasa berdua.
tapi lagi2 pertemuan itu tak pernah terjadi..
bahkan sampai lebaran tiba pun, aku dan dia tak kunjung bertemu...
kini... aku seperti kehilangan dirinya...
padahal aku tahu, dia pasti butuh aku...
karena bulan April nanti dia akan menikah...
udah lama pula aku tak tahu perkembangan persiapan pernikahannya...
yang aku tahu kabar terakhir dia adalah, dia sedang mencari sebuah rumah untuk orangtuanya... tapi entah sampai saat ini sudah dapat apa belum...
sekali lagi yang aku katakan aku tak tahu kabarnya...
belum lama ini, aku sms dirinya.
aku bertanya tentang perkembangan persiapan pernikahannya...
betapa malang diriku... dan sangat bodoh!
mengapa aku tidak mengetahui perkembangan persiapan pernikahannya...
beberapa jam berlalu, akhirnya dia pun menelponku...
dia mangatakan, bahwa persiapannya telah sampai di undangan yang sedang di cetak...
dan dia mengatakan... bukannya dia tak mau mengabariku,
hanya saja dia tidak mau mengganggu pikiranku dan kesibukkanku...
entahlah itu jawaban jujur darinya atau bukan...
aku harap itu memang jujur...
sungguh betapa sedihnya aku...
sedih mengapa dia berpikir tidak mau mengganggu pikiran dan kesibukkanku?
bukankah sahabat selalu siap kapan saja jika sahabatnya membutuhkannya...
lalu apa yang terjadi antara aku dan dia?
mengapa seperti ini??
Dina Samsinar...
maafin aku yang mungkin menurutmu aku terlampau sibukz
sehingga aku tidak memiliki waktu untukmu...
tapi... asal kau tahu...
aku akan selalu ada untukmu...
bukankah kau pun seperti itu?
zaman skrg sudah canggih sayang...
klo pun aku tidak bisa berada di sisimu...
tapi aku masih bisa mendengar semua keluh kesahmu, bahagiamu, tangismu dan kesedihanmu...
kamu bisa telpon aku kan say?
Senin, 19 Januari 2009
Lubang Di Hati
Ku buka mata dan ku lihat dunia
‘tlah ku terima anugerah cintanya
Tak pernah aku menyesali yang ku punya
Tapi ku sadari ada lubang dalam hati
Ku cari sesuatu yang mampu mengisi lubang ini
Ku menanti jawaban apa yang dikatakan oleh hati
Apakah itu kamu? apakah itu dia?
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta? apakah itu cita?
Yang mampu melengkapi lubang di dalam hati
Ku mengira hanya dialah obatnya
Tapi ku sadari bukan itu yang kucari
Ku teruskan perjalanan panjang yang begitu melelahkan
Dan ku yakin kau tak ingin aku berhenti
Apakah itu kamu? apakah itu dia?
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta? apakah itu cita?
Yang ’kan mengisi lubang di dalam hati
By. LeTTo
‘tlah ku terima anugerah cintanya
Tak pernah aku menyesali yang ku punya
Tapi ku sadari ada lubang dalam hati
Ku cari sesuatu yang mampu mengisi lubang ini
Ku menanti jawaban apa yang dikatakan oleh hati
Apakah itu kamu? apakah itu dia?
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta? apakah itu cita?
Yang mampu melengkapi lubang di dalam hati
Ku mengira hanya dialah obatnya
Tapi ku sadari bukan itu yang kucari
Ku teruskan perjalanan panjang yang begitu melelahkan
Dan ku yakin kau tak ingin aku berhenti
Apakah itu kamu? apakah itu dia?
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta? apakah itu cita?
Yang ’kan mengisi lubang di dalam hati
By. LeTTo
Jumat, 16 Januari 2009
Aq PaSTi KeMBaLi
Aku Pasti Kembali (PasTo)
Waktu tlah tiba, Aku kan meninggalkan, Tinggalkan kamu, ‘tuk sementara
Kau dekap aku, Kau bilang jangan pergi, Tapi ku hanya dapat berkata...
Aku hanya pergi ’tuk sementara, Bukan ’tuk meninggalkanmu selamanya
Ku pasti ’kan kembali pada dirimu, Tapi kau jangan nakal, Aku pasti kembali...
Kau peluk aku, Kau ciumi pipiku, Kau bilang janganlah ku pergi
Bujuk rayumu, Buat hatiku sedih, Tapi ku hanya dapat berkata...
Aku hanya pergi ’tuk sementara, Bukan ’tuk meninggalkanmu selamanya
Ku pasti ’kan kembali pada dirimu, Tapi kau jangan nakal, Aku pasti kembali...
Pabila nanti, Kau rindukanku didekapmu, Tak perlu kau risaukan, Aku pasti akan kembali...
eeehhhhmmmm..... itu adalah lirik lagu yang dinyanyikan oleh Pasto. beberapa waktu lalu, (tepatnya aku lupa, mungkin bbrp tahun lalu), lagu itu pernah dinyanyikan oleh Ratu... ga nyangka yakz lagu itu kini dinyanyiin sm Pasto. sebenarnya aku bukan mau ngebahas masalah siapa yg nyanyi... tapi ada hal lain...
akhir-akhir ini, lagu itu seringkali diputar di Tv ataupun radio. bahkan di Itunes Redpelku pun sering diputar. ehm... mendengarkan lagu itu membuat aku teringat akan masa lalu...
kata orang masa lalu biarlah berlalu... dan ku pun menganggap yg sama!
tapi apa daya jika masa lalu pun enggan pergi dari kehidupanku!
yach... aku teringat akan masa lalu...
masa lalu yang selalu mengurungku dalam kesedihan atau mungkin dilema.
entahlah... aku tak tahu, itu dilema atau kesedihan..
kala itu, tiga tahun yang lalu...
seseorang tlah pergi dari kehidupanku...
bukan pergi untuk selamanya... tapi hanya sementara!
Yupz! itulah yang dikatakan olehnya pada ku...
dan seseorang itu pun memintaku untuk menjaga amanahnya...
selama itu... aku tutup mata, tutup telinga, tutup mulut bahkan menutup hati untuk orang lain...
tapi apa balasan yang aku peroleh?
sungguh sangat menyakitkan tuk aku! entah untuk dia!
yupz! bagaimana tidak menyakitkan jika kesetiaan dibalas dengan kedustaan???!!!
karena kini... dia tidak mengingat lagi apa janjinya padaku...
bahkan dia pun serasa tidak pernah mengatakan apa pun padaku...
dan mungkin dia telah melupakan aku...
kesedihan itu masih ada...
bahkan orang2 menganggap aku wanita bodoh yang percaya akan kesetiaan dan janji!
kesetian yang dibalas dusta, janji yang dibalas dengan pengkhianatan!
mungkin aku orang bodoh!
tapi aku hanya ingin menjadi seseorang yang memeliki tanggung jawab terhadap sebuah janji...
menyesalkah aku telah setia?
aku rasa tidak! yach... dengan tegar dapat aku katakan...
aku tidak pernah menyesal dengan sebuah kesetiaan...
dan kini...
aku tak berharap dia kembali padaku...
Waktu tlah tiba, Aku kan meninggalkan, Tinggalkan kamu, ‘tuk sementara
Kau dekap aku, Kau bilang jangan pergi, Tapi ku hanya dapat berkata...
Aku hanya pergi ’tuk sementara, Bukan ’tuk meninggalkanmu selamanya
Ku pasti ’kan kembali pada dirimu, Tapi kau jangan nakal, Aku pasti kembali...
Kau peluk aku, Kau ciumi pipiku, Kau bilang janganlah ku pergi
Bujuk rayumu, Buat hatiku sedih, Tapi ku hanya dapat berkata...
Aku hanya pergi ’tuk sementara, Bukan ’tuk meninggalkanmu selamanya
Ku pasti ’kan kembali pada dirimu, Tapi kau jangan nakal, Aku pasti kembali...
Pabila nanti, Kau rindukanku didekapmu, Tak perlu kau risaukan, Aku pasti akan kembali...
eeehhhhmmmm..... itu adalah lirik lagu yang dinyanyikan oleh Pasto. beberapa waktu lalu, (tepatnya aku lupa, mungkin bbrp tahun lalu), lagu itu pernah dinyanyikan oleh Ratu... ga nyangka yakz lagu itu kini dinyanyiin sm Pasto. sebenarnya aku bukan mau ngebahas masalah siapa yg nyanyi... tapi ada hal lain...
akhir-akhir ini, lagu itu seringkali diputar di Tv ataupun radio. bahkan di Itunes Redpelku pun sering diputar. ehm... mendengarkan lagu itu membuat aku teringat akan masa lalu...
kata orang masa lalu biarlah berlalu... dan ku pun menganggap yg sama!
tapi apa daya jika masa lalu pun enggan pergi dari kehidupanku!
yach... aku teringat akan masa lalu...
masa lalu yang selalu mengurungku dalam kesedihan atau mungkin dilema.
entahlah... aku tak tahu, itu dilema atau kesedihan..
kala itu, tiga tahun yang lalu...
seseorang tlah pergi dari kehidupanku...
bukan pergi untuk selamanya... tapi hanya sementara!
Yupz! itulah yang dikatakan olehnya pada ku...
dan seseorang itu pun memintaku untuk menjaga amanahnya...
selama itu... aku tutup mata, tutup telinga, tutup mulut bahkan menutup hati untuk orang lain...
tapi apa balasan yang aku peroleh?
sungguh sangat menyakitkan tuk aku! entah untuk dia!
yupz! bagaimana tidak menyakitkan jika kesetiaan dibalas dengan kedustaan???!!!
karena kini... dia tidak mengingat lagi apa janjinya padaku...
bahkan dia pun serasa tidak pernah mengatakan apa pun padaku...
dan mungkin dia telah melupakan aku...
kesedihan itu masih ada...
bahkan orang2 menganggap aku wanita bodoh yang percaya akan kesetiaan dan janji!
kesetian yang dibalas dusta, janji yang dibalas dengan pengkhianatan!
mungkin aku orang bodoh!
tapi aku hanya ingin menjadi seseorang yang memeliki tanggung jawab terhadap sebuah janji...
menyesalkah aku telah setia?
aku rasa tidak! yach... dengan tegar dapat aku katakan...
aku tidak pernah menyesal dengan sebuah kesetiaan...
dan kini...
aku tak berharap dia kembali padaku...
Kamis, 15 Januari 2009
KeTiKa KePeRCaYaaN TLaH HiLaNG
Huuuaaa....
apa yang terjadi yakz ketika kepercayaan telah hilang?
ehm... buat aku siy... sudah pasti rasanya tidak nyaman...
mau jujur?
pasti akan dibilang kita bohong!
dan pasti orang ga akan percaya sm kita.
mau bohong?
yach... memang pada dasarnya kita sudah berbohong!
sudah orang ga percaya, dapet bonus dosa lagih!
Huax! sudah tak mengenakkan bgt yakz!
tapi apa daya jika hidup sudah diselimuti oleh kebohongan.
dan kepercayaan pun akan lenyapz!
menurutku, perbuatan berbohong itu akan terus menjalar dan tidak akan ada hentinya...
sekali kita berbohong, pasti selanjutnya kita akan berbohong terus...
menyedihkan sekali, jika kehidupan selalu diselimuti kebohongan!
ohhh... Tuhan...
hindarilah aku dari kebohongan...
aku tidak mau kebohongan akan mengurungku dalam belenggu hitam itu...
apa yang terjadi yakz ketika kepercayaan telah hilang?
ehm... buat aku siy... sudah pasti rasanya tidak nyaman...
mau jujur?
pasti akan dibilang kita bohong!
dan pasti orang ga akan percaya sm kita.
mau bohong?
yach... memang pada dasarnya kita sudah berbohong!
sudah orang ga percaya, dapet bonus dosa lagih!
Huax! sudah tak mengenakkan bgt yakz!
tapi apa daya jika hidup sudah diselimuti oleh kebohongan.
dan kepercayaan pun akan lenyapz!
menurutku, perbuatan berbohong itu akan terus menjalar dan tidak akan ada hentinya...
sekali kita berbohong, pasti selanjutnya kita akan berbohong terus...
menyedihkan sekali, jika kehidupan selalu diselimuti kebohongan!
ohhh... Tuhan...
hindarilah aku dari kebohongan...
aku tidak mau kebohongan akan mengurungku dalam belenggu hitam itu...
Senin, 12 Januari 2009
Ingin...
Awalnya aku ingin berhenti sejenak...
atau mungkin berhenti sedetik...
ingin berhenti dari segala hal yang telah memenjarakan kebebasanku...
ingin menghirup udara suci kebebasan...
ingin melepaskan debu keresahan yg melekat...
ingin menghapus air kesedihan yg mengalir...
ingin... ingin... dan ingin...
atau mungkin berhenti sedetik...
ingin berhenti dari segala hal yang telah memenjarakan kebebasanku...
ingin menghirup udara suci kebebasan...
ingin melepaskan debu keresahan yg melekat...
ingin menghapus air kesedihan yg mengalir...
ingin... ingin... dan ingin...
Senin, 05 Januari 2009
ehmm... antara Tahun Baru & Resolusi
huuuuaaaaa.... dagh tahun baru niy... (tahun baru islam dan masehi)
hahahaha... tahun baru... tahun baru dan tahun baru...
yach... tahun baru... (udah basi niy ngomongin tahun baru!)
ehm... jika tahun baru datang, banyak org yang memiliki resolusi, resolusi dan resolusi...
hahahaa... mungkin aku telatz kali yach baru ngebahasnya skrg. bodo ach! cuexz ajah!
ehmmm.... ngomongin resolusi... resolusi aku apa yach?
hihihi... intinya siy ga tau mau bikin resolusi apa?
sebenarnya siy bukan ga tau juga, tapi rada malayz ajah kali yach....
hahahaha... bukan malayz juga siy! tapi lebih tepatnya TAKUT!
takut ga kesampean githu dech.... hihihihihi...
tapi ga salah juga kali yach, klo aku memiliki resolusi...
resolusi aku adalah.... menikah dan punya anak...
upz! ini resolusi untuk tahun brp yakz? huuuaaaaa... ga tau dech...
tahun ini? tahun depan? atw tahun depannya lagi yakz?
pengennya siy tahun ini dunkz! tapi... nikah sm siapa yakz?
hikz...hikz...hikz...hikz...hikz... inilah Resolusi khayalan.... :(
hahahaha... tahun baru... tahun baru dan tahun baru...
yach... tahun baru... (udah basi niy ngomongin tahun baru!)
ehm... jika tahun baru datang, banyak org yang memiliki resolusi, resolusi dan resolusi...
hahahaa... mungkin aku telatz kali yach baru ngebahasnya skrg. bodo ach! cuexz ajah!
ehmmm.... ngomongin resolusi... resolusi aku apa yach?
hihihi... intinya siy ga tau mau bikin resolusi apa?
sebenarnya siy bukan ga tau juga, tapi rada malayz ajah kali yach....
hahahaha... bukan malayz juga siy! tapi lebih tepatnya TAKUT!
takut ga kesampean githu dech.... hihihihihi...
tapi ga salah juga kali yach, klo aku memiliki resolusi...
resolusi aku adalah.... menikah dan punya anak...
upz! ini resolusi untuk tahun brp yakz? huuuaaaaa... ga tau dech...
tahun ini? tahun depan? atw tahun depannya lagi yakz?
pengennya siy tahun ini dunkz! tapi... nikah sm siapa yakz?
hikz...hikz...hikz...hikz...hikz... inilah Resolusi khayalan.... :(
Langganan:
Postingan (Atom)